Seminar Pendidikan Matematika Gen Alpha: Menjawab Tantangan Belajar Matematika di Era Abad-21


Banyuwangi, 18 Oktober 2025 — Himpunan Program Mahasiswa (HPMS) Tadris Matematika Universitas KH. Mukhtar Syafaat Banyuwangi (UIMSYA) sukses menyelenggarakan Seminar Pendidikan Matematika dengan tema “Menjawab Tantangan Belajar Matematika Generasi Alpha di Era Abad-21.”

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 18 Oktober 2025, bertempat di Aula Haromain Universitas KH. Mukhtar Syafaat Banyuwangi. Seminar ini dihadiri oleh mahasiswa Tadris Matematika, dosen, serta tamu undangan dari berbagai program studi yang memiliki perhatian terhadap inovasi pembelajaran matematika di era digital.

Dua narasumber utama yang dihadirkan adalah Ahmad Sofi Yullah, M.Pd dan Muhammad Hasan Asnawi, M.Pd, keduanya merupakan dosen Tadris Matematika Universitas KH. Mukhtar Syafaat Banyuwangi. Dalam paparannya, keduanya menyoroti berbagai strategi pembelajaran yang relevan dengan karakteristik Generasi Alpha, yaitu generasi yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi digital yang sangat cepat.

Menurut Ahmad Sofi Yullah, M.Pd, guru matematika di abad ke-21 dituntut untuk kreatif dan adaptif terhadap perubahan gaya belajar siswa. “Generasi Alpha belajar dengan cara yang berbeda. Mereka membutuhkan pendekatan yang interaktif, berbasis proyek, dan terhubung dengan teknologi,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Hasan Asnawi, M.Pd menambahkan bahwa pendidik harus mampu mengintegrasikan teknologi dengan nilai-nilai pendidikan yang humanis. “Teknologi bukan pengganti guru, tetapi alat bantu untuk memperkuat pengalaman belajar. Guru matematika harus bisa menjadi fasilitator yang inspiratif,” jelasnya.

Seminar ini tidak hanya berisi pemaparan materi, tetapi juga sesi diskusi interaktif yang membuka wawasan peserta tentang berbagai inovasi pembelajaran matematika yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Para peserta tampak antusias bertanya dan berbagi pengalaman terkait penerapan teknologi dalam proses belajar-mengajar di kelas.

Ketua HPMS Tadris Matematika dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa calon guru untuk terus berinovasi dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. “Melalui seminar ini, kami ingin membekali mahasiswa dengan wawasan baru agar siap menjadi pendidik profesional yang mampu beradaptasi di era 4.0 dan 5.0,” tuturnya.

Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan lahir calon guru matematika yang tidak hanya menguasai konten keilmuan, tetapi juga memiliki kemampuan pedagogik dan teknologi yang relevan dengan karakteristik generasi masa kini.









0 Komentar